Mengajarkan Menabung Sejak Dini Untuk Si Kecil - Melania Credit Union

Mengajarkan Menabung Sejak Dini Untuk Si Kecil

By Tedi Supriadi | Artikel

Mar 26
kecil

Sudahkah Ayah Bunda mengajarkan si kecil untuk menabung?

Bagaimana cara Ayah Bunda mengajarkan si kecil agar terbiasa menabung?

Usia dini merupakan masa dimana si kecil belajar serta ingin mengetahui banyak hal. Oleh karena itu, baik bagi orang tua untuk memperkenalkan serta mengajarkan si kecil untuk menabung. Karena menurut psikolog serta pendiri Personal Growth Ratih Ibrahim, mengajarkan anak menabung sejak kecil “bermanfaat untuk pembentukan karakternya”.

Lebih luas lagi, masyarakat dunia saat ini berubah dengan cepat dan dinamis, karena itu membutuhkan sumber daya yang berkompeten serta diimbangi dengan kondisi ekonomi yang stabil. Dengan mengajarkan anak menabung, berarti kita memfasilitasi perkembangan seluruh aspek kecerdasan anak, karena pada saat menabung, “anak mulai belajar mengenal angka, belajar menahan diri, dan memahami mana yang jadi prioritas”.

Akan tetapi banyak juga orang tua yang beranggapan bahwa memperkenalkan atau mengajarkan uang kepada anak, dikhawatirkan akan menjadi boomerang untuk sang anak. Dalam kondisi tersebut orang tua dituntut untuk lebih memberikan pemahaman kepada anak maksud serta tujuan dari memperkenalkan uang, karena tujuan mengajarkan atau memperkenalkan uang kepada anak, agar si anak lebih menghargai uang, tidak tergantung kepada orang lain, tanggung jawab serta dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dimasa yang akan datang.

Oleh karena itu sangat penting bagi kita sebagai orang tua untuk mengajarkan dengan tepat  agar anak memiliki bekal yang baik saat bertumbuh, mendapatkan pengetahuan serta bijak dalam mengatur uang.

Banyak cara untuk memperkenalkan uang atau mengajarkan menabung kepada anak, diantaranya:

1. Memperkenalkan Konsep Uang

Sebelum mengajarkan anak menabung, ada baiknya kita sebagai orang tua memperkenalkan terlebih dahulu konsep uang pada anak. Kita dapat mengajarkan dari hal yang sederhana terlebih dahulu, sebagai contoh bahwa uang adalah alat transaksi jual beli, uang digunakan ketika melakukan pembayaran, dan seterusnya. Kemudian, kita juga bisa memperkenalkan kepada anak, bahwa nilai setiap uang itu tidak sama setiap lembar atau koinnya sehingga anak dapat membedakan nilai dari uang itu sendiri.

2. Memperkenalkan Menabung

Agar anak bersemangat dan disiplin dalam menabung, maka kita harus memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada anak, seperti misal arti penting dan tujuan dari menabung. Berikan pemahaman bahwa menabung merupakan cara untuk dapat mencapai tujuan yaitu membeli suatu barang tertentu. Jika anak menginginkan sesuatu barang, ajarkan juga untuk menghitung berapa banyak uang yang harus ditabung untuk mendapatkan barang tersebut. Mungkin akan sulit bagi beberapa anak untuk menunggu sebelum membeli sesuatu yang mereka inginkan, tapi ini adalah pelajaran yang penting untuk dipelajari bagi anak serta orang tua. Karena tidak sedikit orang tua yang memberikan dengan mudah keinginan anak tanpa melihat dampak kedepannya. Dengan begitu, anak akan menunggu uang tersebut terkumpul. Apabila uang tersebut sudah terkumpul, beritahukan kepada anak bahwa uang tersebut sudah dapat mereka gunakan untuk sesuatu yang diinginkan. Dengan demikian, anak akan merasa bahwa menabung sangat bermanfaat.

3. Berikan Celengan

Untuk membiasakan anak menabung, kita dapat memberikannya celengan dengan bentuk, warna atau gambar yang menarik atau yang mereka sukai. Kita pun dapat membiarkan mereka untuk memilih celengan yang mereka sukai. Kemudian, jika kita memiliki sisa uang koin, kita dapat memberikan uang tersebut dan meminta mereka untuk memasukannya kedalam celengan. Apabila ada anggota keluarga atau kerabat yang memberinya uang, mintalah dengan segera untuk memasukannya kedalam celengan, yang tujuannya adalah agar anak kita terbiasa untuk menabung.

4. Berikan Pujian

Agar semangat anak kita dalam menabung selalu terjaga, maka tidak ada salahnya untuk memberikan pujian atau apresiasi kepada anak kita atas kebiasaan menabung yang mereka lakukan. Karena secara manusiawi setiap manusia akan merasa senang apabila mendapatkan pujian dan hal tersebut juga berlaku bagi anak-anak. Namun sebaiknya kita tidak memberi pujian kepada anak secara berlebihan, sesuaikan dengan kondisi anak, jika semangat anak dalam menabung mulai berkurang, maka kondisi tersebut merupakan waktu yang tepat dalam memberikan pujian, karena dapat menumbuhkan semangat dan motivasi bagi anak untuk menabung secara rutin kembali.

5. Berikan Hadiah

Seperti halnya pujian, setiap orang umumnya sangat menginginkan atau mengharapkan mendapatkan hadiah, terlebih bagi anak-anak. Hal tersebut merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk membuat anak kita semakin semangat serta termotivasi untuk tetap rajin menabung ketika uang celengannya terisi penuh. Banyak jenis hadiah yang bisa kita berikan kepada anak kita seperti contoh makanan favorit atau mainan favorit. Cara ini dipastikan dapat membuat anak kita semakin termotivasi untuk menabung.

6. Membuatkan Rekening Tabungan

Jika anak kita sudah mulai memahami uang serta tabungan, alangkah baik kita mulai mengarahkan mereka untuk membuka rekening tabungan di lembaga keuangan seperti Bank, Koperasi, dan lain-lain. Disana mereka akan mendapatkan pembelajaran, seperti contoh mengantre pada saat pembukaan rekening tabungan atau pada saat menyetorkan uang.

7. Jadi Panutan

Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya untuk lebih baik dari orang tuanya. Akan tetapi itu tidak dibarengi dengan sikap atau cara orang tua untuk memberikan contoh yang benar kepada anaknya. Akibatnya, tidak sedikit anak yang menyontoh sikap atau cara yang kurang baik dari orang tuanya. Oleh karena itu, kita juga harus dapat menjadi panutan yang benar untuk anak kita. Salah satunya, kita bisa menunjukkan kegiatan menghemat, misalnya saat berbelanja, kita lebih memilih barang yang lebih murah dengan kuwalitas yang hampir sama, sambil menjelaskan kepadanya mengapa kita memilih barang tersebut. Selain hal tersebut, kita dapat menjadikan keseharian dan aktivitas kita sebagai sarana belajar anak. Dengan demikian, anak akan pelan-pelan belajar serta menyerap informasi lebih banyak.

Memperkenalkan menabung pada anak dapat juga dengan cara membuka rekening pada MCU yang memiliki produk tabungan anak dengan nama Simpanan Terpadu Pendidikan si Kecil (Step’s). MCU meyakini dengan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini akan memberikan karakter yang baik bagi masa depan anak-anak. Produk ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memiliki tabungan sesuai dengan nama anak pada rekening tabungan. Sebagai penanggung jawab atas rekening ini adalah orang tua/wali yang ditunjuk pada saat pembukaan rekening. Simpanan Terpadu Pendidikan si Kecil mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan bagi anak-anak.

Pisahkan antara Kebutuhan dan Keinginan anak kita. Karena sebagai orang tua kita dapat memberikan pembelajaran atau edukasi keuangan kepada anak kita sedini mungkin. Agar mereka terbiasa dengan pola hidup hemat, sederhana, tanggung jawab, serta tidak bergantung kepada orang lain. Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk mendidik, mengarahkan serta mengawasi mereka agar kehidupan mereka dimasa yang akan datang lebih baik.

Jadi, kapan Ayah Bunda mulai membiasakan “si Kecil” untuk menabung?.

Follow

About the Author

Seorang Bapak dari 2 orang anak serta 1 orang istri yang memiliki jambang lumayan lebat serta Pencinta Keluarga, Pekerjaan serta Sepak Bola (BOBOTOH).

(2) comments

Add Your Reply